Ngantuk, Sakit, Capek, Lupa…. Semua Itu Anugrah

Allah menciptakan makhluknya yang milyaran spesies ini dengan segala keindahan dan keunikan. Jika kita seorang programmer yang hebat, kita tentu bisa membuat software sesuka hati kita, apapun bentuk dan kegunaan software itu. Misalnya kita ingin membuat game dengan karakter tokoh yang bisa kita atur sekehendak kita, tidak ada yang bisa protes, karena kitalah progammernya. Mungkin saja ada orang lain yang tidak suka dengan karya kita, tapi kita tentu punya alasan sendiri untuk membuatnya seperti itu. Bagi orang lain mungkin jelek, tapi bagi kita sendiri tentu bagus, karena itu memang selera kita.

Begitu jugalah Allah menciptakan kita. Dia merencanakan, menciptakan, mengatur, dan seterusnya. Adakalanya kita merasa ingin ‘protes kepada Tuhan’. Pernah kan? Jujur saja, kita sering sekali mengeluh, misalnya saja kalimat sepele ini: “aduh, kok malah ujan…”. Nah, bukankah itu kalimat protes? Siapa yang membuat hujan? Ya. Kita sering memprotes sang Pembuat Hujan. Itu wajar kok. Bahkan di dalam Al Qur’an sendiri sudah disebutkan makhluk model apa sebenarnya kita ini… “‘Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan ia berkeluh kesah. dan apabila ia mendapat kebaikan ia amat kikir” (Al-Qur’an).

Akan tetapi, apakah semua yang wajar itu boleh? Tentu saja tidak. Banyak hal yang menurut orang kebanyakan merupakan sesuatu yang wajar, tetapi sebenarnya harus dihindari. Baiklah, tidak perlu bertele-tele lagi, saya hanya ingin berbagi renungan, bahwa banyak hal yang sering kita anggap tidak baik, tetapi justru itu sangat bermanfaat..

1. Mengantuk
Banyak sekali yang mengeluhkan rasa mengantuk, hanya karena ingin terus beraktivitas. Padahal mengantuk adalah sinyal atau alarm bagi tubuh kita, yang memberitahukan bahwa tubuh kita sudah lelah dan butuh istirahat. Dengan begitu kita bisa segera menghentikan aktivitas dan beristirahat. Bisakah anda bayangkan jika tidak ada rasa kantuk? Misalnya, tiba-tiba saja kita tertidur ketika sedang beraktivitas? Bisakah anda bayangkan, anda tiba-tiba tertidur saat sedang menyetir mobil? Itulah gunanya mengantuk.

2. Sakit
Sakit merupakan anugrah. Mengapa bisa begitu? Sama dengan rasa kantuk, rasa sakit juga merupakan tanda peringatan kepada pemilik tubuh. Apa yang akan terjadi jika siatu hari anda berjalan-jalan di kebun, dan ketika pulang anda baru sadar bahwa anda kehabisan darah karena kaki anda menginjak pecahan kaca? Tentu saja anda tidak mau itu terjadi. Dengan adanya rasa sakit, anda jadi langsung tahu bahwa ada luka di kaki anda, dan anda bisa segera mengantisipasinya.

3. Capek
Mengeluh karena capek? Inilah sifat manusia yang paling konyol menurut saya. Kita adalah makhluk hidup, tentu saja ada rasa lelah. Bahkan mesin pun ada saatnya harus didinginkan. Rasa capai atau capek adalah wajar, sebagai pertanda tubuh kita sudah memerlukan asupan tenaga baru. Saya tidak bisa menjelaskan secara klinis, karena saya bukan pakar kesehatan atau ahli biologi, tapi bayangkan apa yang terjadi jika tidak ada rasa capek. Ketika anda sedang bekerja, tiba-tiba anda lumpuh atau pingsan? Tentu kita tidak mau…

4. Lupa
Sepertinya ini kelihatan aneh, tapi tidakk menurut saya. Yakinlah, kita benar-benar membutuhkan yang namanya lupa. Kita pasti tidak mau mengingat-ingat sahabat terbaik kita yang meninggal setahun lalu dalam kecelakaan tragis kan? Dan bagi kalian yang baru saja putus cinta, tentu sangat menyiksa jika kalian tidak bisa melupakannya. Bahkan dalam agama Islam, orang-orang yang dalam keadaan lupa justru diuntungkan. Lihat saja hadits ini: “Sesungguhnya Allah meletakkan (tidak menghukum) umatku karena salah atau lupa dan karena dipaksa.”(HR. Ath-Thahawi). Dari situ saja sudah jelas dengan jelas, orang yang sedang lupa ‘bebas’ melakukan kesalahan. Dan di salah satu hadits: “Barangsiapa yang terlupa sedangkan dia berpuasa, lalu dia makan atau minum, hendaklah dia terus menyempurnakan puasanya, karena dia telah diberi makan dan minum oleh Allah.” (HR. Muttafaq ‘alaih). Nah lho!! Bahkan lupa adalah salah satu cara Allah mencurahkan kasih sayang-Nya. Saya sendiri jika sedang berpuasa sering berharap saya lupa 😀

Yup, ini saja dulu ya… Sebenarnya masih banyak jenis keluhan kita, yang sering tidak kita sadari manfaatnya…
Semoga kita tidak termasuk orang yang sering berkeluh kesah…

4 Responses to Ngantuk, Sakit, Capek, Lupa…. Semua Itu Anugrah

  1. Nancy says:

    Cieee……..
    Update Blog ah……

  2. Baby Fatty Face says:

    next… 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat