Balajar Mengenal Nada (Part 1)

Apa itu nada? Nada adalah bunyi yang frekuensinya teratur. Begitu kira-kira yang kita dapat pada pelajaran IPA di Sekolah Dasar. Apa itu frekuensi? Frekuensi adalah banyaknya getaran yang terjadi tiap detik. Frekuensi diukur dengan satuan Hertz.
Para pendahulu kita sudah berbaik hati menamai frekuensi tertentu tersebut dengan nama nada C, D, E, dst. Jadi, apa yang dimaksud dengan nada C? Nada D? Nada E, dan seterusnya? Ya, nada-nada itu mempunyai frekuensi tertentu. Nada yang lazim kita kenal adalah Middle C, di mana susunan frekuensinya adalah:
C     261.63 Hz
D     293.66 Hz
E     329.63 Hz
F     349.23 Hz
G    392 Hz
A     440 Hz
B     493.88 Hz
C’    523.25 Hz
Untuk nada-nada dasar lain, mohon maaf, untuk saat ini belum saya temukan referensinya, hehe…
Jadi, bagaimana kita aka belajar nada???
Tidak perlu panik. Untuk belajar nada, kita tidak perlu pengetahuan akan frekuensi ini itu bla bla bla…  Yang kita butuhkan hanyalah feeling. Ya, tanpa feeling, tidak akan ada musisi, tidak akan ada lagu.
Untuk mempermudah pelajaran kita, mari kita ‘pinjam’ nada dasar C, nada dasar yang paling sering dipakai orang. Nada Dasar C mempunyai susunan nada:
C-D-E-F-G-A-B-C’
Jika dilafalkan dengan do-re-mi maka susunannya:
C = do
D = re
E = mi
F = fa
G = sol
A = la
B = ti
INTERVAL NADA (JARAK ANTAR NADA)


Untuk menentukan nada-nada dasar, maka kita perlu mengetahui jarak nada. Secara umum, kita menyebut jarat terdekat antar nada dengan nilai 1/2. Ini adalah jarak dari nada B ke C dan nada E ke F.
Sebagai nada dasar yang paling lazim dipakai, nada dasar C mempunyai komposisi
C-D-E-F-G-A-B-C’
dengan jarak:
C-D = 1
D-E =1
E-F =1/2
F-G =1
G-A =1
A-B =1
B-C =1/2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat