Ternyata Graham Bell Bukan Penemu Telepon!

Sejak saya lahir saya mengenal nama Alexander Graham Bell sebagai seorang ilmuwan penemu mesin telepon. Saya yakin bukan hanya saya yang ‘hapal’ dengan ‘sejarah’ ini. Tapi sudahkah pembaca tahu, kalau sebenarnya Alexander Graham Bell bukanlah penemu mesin telepon yang sesungguhnya? Ya, sejarah yang kita baca dan dengar selama ini adalah salah satu dari ketidakbenaran cerita sejarah di antara cerita sejarah yang lain. Kalau bukan Graham Bell, lalu siapakah penemu mesin telepon yang sesungguhnya?

Dia adalah Antonio Meucci. Dia adalah seorang ilmuwan yang berasal dari Italia. Bagaimana bisa hasil temuannya diklaim oleh Graham Bell? Begini ceritanya…

Pada tahun 1871, sebenarnya Antonio Meucci sudah mematenkan hak penemuannya, yaitu mesin telepon ke pihak hak paten. Namun karena kondisi keuangannya yang tidak mendukung, Meucci hanya mampu mematenkan hak penemuannya untuk jangka waktu satu tahun dan harus diperpanjang lagi tahun berikutnya. Bukan hanya itu, Meucci juga sudah memamerkan hasil temuannya itu ke sebuah perusahaan telegraf, Western Union. Tapi hasillnya bukan menggembirakan, justru sebaliknya. Pihak perusahaan begitu berbelit-belit dalam menyikapi penemuannya itu. Hingga dua tahun kemudian Meucci akhirnya menyerah, dia meminta kembali semua materi temuannya, dan lagi-lagi berujung kecewa. Pihak perusahaan menyatakan bahwa materi-materi itu telah hilang. Kekecewaan Meucci terus berlanjut…

Puncaknya pada tahun 1876, saat itu tiba-tiba beredar berita tentang penemuan mesin telepon dan penemunya adalah Alexander Graham Bell! Tentu saja Meucci tidak mau menerima begitu saja sandiwara picisan  ini. Dia pun menuntut pihak paten setempat, namun apa daya, dia kalah dalam kasus ini. Aih, jadi ikut emosi nih :-/

Tapi kebohongan tidak akan bertahan selamanya. Setelah lebih seabad, tentunya setelah melalui proses panjang yang tidak dapat saya ceritakan di sini (karena tidak tahu, hehe), akhirnya pada tahun 2002 Antonio Meucci ditetapkan sebagai penemu mesin telepon.

Nah… Mulai sekarang, jangan sebut lagi kata “ngebell”. Sebut saja “nelpon”, karena aneh kalau kita menyebut kata “ngemeucci” 😀

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat