Awan Putih – Awan Hitam, Mengapa Beda?

Dalam keadaan cuaca normal, awan terlihat berwarna putih. Tapi ketika menjelang turun hujan, awan berubah warna menjadi hitam atau keabu-abuan. Awan berwarna gelap ini yang biasa kita sebut mendung. Nah, apa yang menyebabkan awan mendung berwarna gelap?

Pertama-tama kita bahas secara singkat proses terbentuknya awan. Awan terbentuk dari air di permukaan bumi yang menguap. Uap air yang berasal dari laut, danau, sungai, dan semua yang mengandung air itu naik ke atas dan ke atas… Karena di atas sana tekanan udara lebih rendah, maka temperatur pun lebih rendah. Akibatnya uap-uap air itu pun mengalami kondensasi (pengembunan), membentuk titik-titik dan kristal air. Kumpulan titik-titik air inilah yang oleh kita terlihat sebagai awan putih.

Sebagaimana kita tahu, langit terlihat biru karena warna itulah yang bisa ditangkap panjang gelombangnya oleh atmosfer bumi. Pada awan, yang terjadi adalah semua warna bisa tertangkap, sehingga kelihatan berwarna putih. Sebenarnya ini tidak perlu dibahas, karena semua benda juga menampilkan warnanya masing-masing karena panjang gelombang warna yang bisa ditangkapnya. Tapi ya gapapa, biar artikel ini lebih panjang B-)

Lalu bagaimana dengan mendung? Mengapa berwarna gelap? Itu karena awan mendung letaknya lebih dekat dengan bumi, sehingga kepadatannya (densitas) bertambah. Karena lebih tebal inilah maka dari bawah terlihat lebih gelap. Tidak heran jika semakin gelap mendung terlihat, itu menandakan semakin lebat hujan yang akan turun. Ya, tentu karena mendungnya lebih tebal (lebih banyak air yang akan dijatuhkan).

2 Responses to Awan Putih – Awan Hitam, Mengapa Beda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat