Seekor Lalat Yang Menghentikan Kereta (2)

Meskipun ilmuwan mengatakan seekor lalat bisa menghentikan kereta yang melaju, tapi saya tidak merasa puas membacanya. Saya benar-benar penasaran. Apa memang benar demikian?

Ilmuwan bisa saja berteori bahwa kereta memang berhenti. Tapi apa mereka sudah bisa membuktikannya? Apa ada dokumentasinya? Atau hanya dengan rumus-rumus fisika? Untuk mendokumentasikannya mungkin dibutuhkan kamera video dengan frekuensi sejuta frame per detik, dengan resolusi ribuan tera pixel. Ada tidak ya?

Kalau hanya berteori, rasanya saya juga bisa….

Awalnya saya berandai-andai, mungkin grafik kecepatan dan waktu itu seperti limit menuju waktu tumbukan, yang mana nilai kecepatan terlewati begitu saja ketika waktu bertumbukan. Tapi itu tidak mungkin. Sekali lagi, kita tak mungkin menghentikan waktu.

Lalu saya berandai jika limit itu ada di ujung…

Jika kereta menabrak lalat ketika lalat tidak sedang melaju, dengan kata lain v2=0. Apa ketika bertumbukan v1=0? Logika saya menyuruh saya mengatakan kalau ketika bertumbukan v2 sudah sama dengan v1, berarti v1 tidak pernah sama dengan nol.

Dalam kasus lalat melaju seperti di atas, di artikel itu disebutkan, ketika bertumbukan, v2=v1=0, dengan grafik kecepatan seperti di atas. Tapi bagaimana jika saya katakan: “v1 tidak pernah sama dengan nol, karena v2=0 terjadi sesaat sebelum kereta dan lalat bertumbukan”? Dengan kata lain, pada saat bertumbukan v2=v1, bukan v2=0.

Begini urutannya:
v2=negatif ===> v2=0 ===> bertumbukan, v2=v1.

Itu menurut saya. Memang tidak sama dengan yang dikatakan para ilmuwan, tapi setidaknya saya lebih lega dengan ‘temuan’ saya ini.

Begitu saja? Ternyata masih ada lagi yang menendang-nendang pikiran saya. Apa itu? Kita bahas lain kali ya….

[bersambung]

3 Responses to Seekor Lalat Yang Menghentikan Kereta (2)

  1. Rifa Aulia Dita says:

    cieee fisikawan nih

  2. joshua says:

    woow..betul kha nie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat