Saat Bernapas, Mengapa Hanya Oksigen yang Terhirup?

Bernapas adalah proses mengirup atau memasukkan oksigen dari udara ke dalam tubuh untuk pembakaran/oksidasi dan mengeluarkan sisa dari oksidasi tersebut berupa karbondioksida. Bahasa awamnya, bernapas itu menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.

Seperti kita ketahui, udara di permukaan bumi mengandung berbagai macam gas dengan kadar berbeda-beda, dari puluhan persen hingga hanya nol koma sekian persen. Sekedar mengingatkan, kandungan udara kering adalah 78% nitrogen, 20% oksigen, 0,93% argon, 0,03% karbondioksida, 0,003% gas-gas lain (neon, helium, metana, kripton, hidrogen, xenon, ozon, radon). Dengan kandungan oksigen yang hanya 20%, mengapa saat kita bernapas kita hanya menghirup oksigen? Apakah hidung kita memiliki kemampuan memisahkan oksigen dengan gas lainnya, sehingga kita tidak menghirup yang tidak diperlukan atau malah keracunan dengan gas-gas yang berbahaya?

Mengapa Hanya Oksigen yang Terhirup?

Sebelum ‘menuduh’ hidung, sebaiknya kita ingat kembali apa saja organ-organ yang bertanggung jawab pada proses pernapasan. Berikut adalah organ-organ pernapasan:

  • Hidung (Cavum Nasalis) – Hidung berfungsi untuk menyaring udara yang masuk dan melembabkannya. Fungsi lainnya yaitu sebagai indera pendeteksi bau.
  • Faring – Organ ini berfungsi untuk menghubungkan hidung dengan mulut. Dengan adanya organ ini maka manusia bisa bernapas melalui mulut.
  • Tenggorokan (Trakea) – Berfungsi untuk menghubungkan hidung dan mulut ke paru-paru.
  • Cabang Tenggorokan (Bronkus) – Meneruskan tugas tenggorokan, menghubungkan hidung ke paru-paru. Bronkus ada dua, yaitu bagian kanan dan kiri.
  • Bronkiolus  – Adalah cabang-cabang yang lebih kecil dari bronkus.
  • Alveolus – Adalah gelembung-gelembung udara yang terdapat pada ujung-ujung bronkiolus. Bagian ini berfungsi untuk menyerap oksigen yang masuk ke paru-paru.
  • Paru-paru – Ini adalah tempat bertukarnya gas oksigen yang masuk dan karbondioksida yang keluar melalui alveolus.

Dari uraian singkat tentang fungsi organ-organ pernapasan di atas bisa kita lihat, ternyata udara yang masuk sampai ke dalam tubuh kita tidak hanya mengandung oksigen, namun gas-gas yang lain juga ikut masuk. Dari hidung, faring, tenggorokan dan cabang-cabangnya, sampai ke alveolus, barulah oksigen diserap; sedangkan gas yang lain kembali dikeluarkan bersama dengan karbondioksida yang dikeluarkan dari paru-paru.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat