Bukan Vampire, Inilah Para Penghisap Darah Sesungguhnya

Membayangkan sosok vampire, semua pasti membayangkan makhluk penghisap darah itu menakutkan. Tidak peduli begitu banyak film membuat makhluk itu sebagai tokoh protagonis, namun jika dibayangkan benar-benar ada, tentunya sangat menyeramkan. Namun saya tidak ingin membahas vampire di sini. Lupakan sosok vampire yang  hanya makhluk fiksi. Mari kita bahas makhluk-makhluk lain yang nyata menghisap darah. Berikut makhluk-makhluk itu.

1. NYAMUK

Nyamuk adalah makhluk penghisap darah yang sangat ‘familiar’, baik wujudnya, suara ngiangnya, maupun gigitan mesranya. Gigitan yang disebabkan nyamuk tidak terasa sakit, hanya menyebabkan gatal. Namun bukan itu yang membahayakan. Tidak ada pula manusia kehabisan darah karena dihisap nyamuk. Yang berbahaya adalah penyakit yang disebabkan/tularkannya, seperti malaria dan demam berdarah. Untuk lebih lengkapnya tentang nyamuk bisa dibaca di Jangan Suka Memfitnah, Nyamuk Tak Pernah Menggigit.

2. KUTU

Ada berbagai jenis kutu. Yang paling umum bersarang pada tubuh manusia tentu saja kutu rambut yang mengambil tempat di kepala. Puluhan tahun yang lalu sepertinya umum dijumpai ibu-ibu saling mencari kutu rambut, alhamdulillah sekarang tidak ada lagi, setidaknya di daerah saya. Jika jumlah darah yang dihisap nyamuk saja bisa diabaikan, apalagi oleh kutu yang ukurannya jauh lebih kecil. Tapi bukan itu masalahnya. Kutu di kepala maupun bagian lain di tubuh manusia tidak hanya menyebabkan rasa gatal, namun juga dapat menularkan penyakit. Kutu yang menempel pada binatang seperti tikus atau binatang ternak kemudian berpindah ke tubuh manusia, bisa menularkan penyakit seperti pes.

3. LINTAH

Ini adalah penghisap darah yang paling menakutkan saya saat masih kecil, setiap kali sedang cebur-ceburan di sungai. Ya, lintah adalah penghisap darah yang hidup di air, yang umumnya memang menghisap darah dengan cara menempel pada tubuh korban. Namun lintah juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui anus hingga ke perut. Ini yang membuat saya dan teman-teman merasa geli dan ngeri. Selain melalui anus, lintah juga bisa masuk melalui air yang masuk ke mulut.

Lintah

4. PACET

Hampir sama dengan lintah, bukan hanya hobinya yang menghisap darah, tetapi juga bentuknya. Hanya saja habitatnya berbeda. Jika lintah hidup di air, pacet lebih suka menempel di daun atau pepohonan yang lembab. Kalau makhluk yang ini dulu saya sering jadi korbannya, hehe… Mungkin karena sering, saya tidak merasa ngeri melihat makhluk ini.

5. LALAT

Mungkin banyak yang belum tahu ya kalau lalat juga menghisap darah? Lalat mengkonsumsi makanannya dengan cara menghisap cairan, karena tidak ada jenis lalat yang bentuk mulut atau organ tubuh lainnya memungkinkan mereka untuk memakan makanan padat. Lalat mengkonsumsi makanan cair atau butiran-butiran kecil, seperti serbuk sari. Lalat juga memiliki ‘pisau’ seperti nyamuk yang digunakan untuk menusuk dan kemudian menghisap darah korbannya.

6. KEPINDING

Kepinding adalah sejenis serangga yang bentuknya menyerupai kutu, hanya saja ukurannya lebih besar. Jika kutu rambut hampir tidak terlihat, kepinding bisa terlihat jelas. Dari ukurannya yang lebih besar, tentu saja darah yang dihisap lebih banyak. Kepinding biasanya bersarang di tempat tidur. Ya, mereka tahu tempat yang nyaman untuk tempat tinggal. Mereka pun menyerang korbannya saat sedang tidur. Meski ukurannya besar, kebanyakan korbannya tidak merasakan gigitannya karna mereka mereka mengeluarkan cairan semacam bius yang membuatnya leluasa untuk menghisap darah selama sepuluh menit. Meski tidak menularkan penyakit, namun gigitan kepinding menyebabkan gatal. Bukan itu saja, gigitan kepinding juga konon bisa menyebabkan seseorang bisa tertekan emosi. Korban kepinding bisa mengalami insomnia, rasa malu, bahkan bisa terus menerus merasa seolah sedang digigit, padahal sang kepinding sudah tidak ada. Wah, sakti juga nih. Seperti halnya kutu rambut, saat ini saya juga hampir tak pernah menjumpai kepinding.

7. NGENGAT

Serangga ini sepertin halnya nyamuk, memiliki belalai untuk menghisap darah inangnya. Bedanya, jika pada nyamuk hanya betinanya saja yang menghisap darah, maka ngengat jantan sajalah yang menghisap darah. Ngengat jantan menghisap darah sebagai energi alternatif karena lebih membutuhkannya dibandingkan ngengat bettina yang kebanyakan beristirahat.

8.LAMPREY

Lamprey adalah hewan air semacam belut yang memiliki gigi-gigi tajam untuk memangsa darah korban. Lamprey memangsa darah hewan lain maupun manusia yang masuk ke dalam air. Jika para penghisap darah di atas mengkonsumsi darah dalam jumlah sedikit, lain halnya lamprey. Ukurannya yang besar (sebesar lengan) tentu saja membuat mereka menghisap darah dalam jumlah yang lumayan. Mengerikan.

Lamprey

9. VAMPIRE FINCH

Ingat burung finch, tentunya ingat Charles Darwin. Tapi ini tidak ada hubungan dengannya. Vampire Finch adalah sejenis burung finch yang mengkonsumsi darah dari burung lain yang seukuran atau lebih besar. Sadisnya, burung ini mematuk korban hingga tak berdaya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat