Doorway Effect: Aku Tadi Mau Ngapain ya?

Pernahkah anda masuk ke kamar lalu malah bingung dan bertanya-tanya sendiri “aku tadi ke sini mau ngapain ya?“? Atau anda memerlukan suatu benda untuk mengerjakan sesuatu, lalu anda mencarinya di gudang dan sampai di sana anda bingung benda apa yang akan anda ambil? Jika anda mengalami itu, berarti anda pernah mengalami apa yang disebut doorway effect. Doorway effect adalah kondisi di mana seseorang lupa dengan apa yang akan dilakukannya setelah berpindah tempat. Karena biasanya hal ini terjadi setelah seseorang melewati pintu, maka kondisi seperti ini dinamakan doorway effet.

Ketika anda mengalami hal itu, mungkin anda akan berpikir: aduh, aku mulai pikun atau apa aku udah tua ya? Lalu anda kembali ke tempat anda sebelumnya dan mengingat-ingat mengapa anda tadi ke sana. Dan anehnya, anda tidak bisa mengingatnya. Beneran pikun nih! Jika anda pernah berpikir begitu, mulai sekarang jangan lagi khawatir, karena hal itu normal dan terjadi pada setiap orang, termasuk saya. Doorway effect bukan termasuk tanda-tanda penuaan atau pikun (alzheimer). Ini bisa dijelaskan secara ilmiah.

Penjelasan pertama  adalah… Cara berpikir otak manusia adalah bagaimana tujuan manusia itu sendiri. Dalam mencapai tujuannya, seseorang akan berjuang dari hal yang paling sepele hingga hal-hal yang besar. Misalnya seseorang yang bercita-cita menjadi pilot. Untuk menjadi pilot dia harus masuk sekolah penerbangan. Untuk masuk sekolah itu dia harus mulai sekolah dan rajin belajar dari sekarang. Untuk itu dia harus berangkat ke sekolah hari ini. Untuk berangkat sekolah dia harus memakai sepatu. Untuk memakai sepatu dia harus mengambil sepatu di ruang belakang. Begitu seterusnya…. Cara berpikir otak pun tidak selalu berada pada level yang sama. Misalnya seseorang pada contoh tadi sedang berpikiran maskapai mana yang akan dia masuki, tidak akan nyambung kalau tiba-tiba dia berpikir bahwa pagi ini semir sepatunya habis. Nah, doorway effect terjadi ketika otak seseorang dipaksa langsung berpindah, ketika sedang pada level tertentu tiba-tiba dipaksa berada pada level di bawah atau di atasnya. (Referensi: http://www.bbc.com)

Penjelasan kedua adalah… Seseorang yang berpindah pada lingkungan yang baru atau seseorang yang berada pada lingkungan yang berubah akan kehilangan (tidak selalu) informasi yang hanya samar-samar terlintas di pikirannya dan tidak sadar akan perubahan di sekitarnya. (Referensi: http://www.psychologytoday.com)

Mengapa dari dua referensi kita dapat penjelasan yang berbeda? Jangan bingung. Keduanya tidak saling menyalahkan, tapi justru saling mendukung, setidaknya menurut saya. Seperti yang selama ini kita alami, biasanya hal yang terlupa saat kita mengalami doorway effect adalah hal yang tidak kita pikirkan dengan konsentrasi (hanya itu saja yang kita pikirkan), tetapi hal yang kita niatkan sambil mengerjakan sesuatu (tidak konsentrasi).

Misalnya saat seseorang membuat kandang ayam. Saat sedang memasang papan, ternyata ada yang terlalu panjang dan harus dipotong. Ketika mau memotongnya, ternyata gergaji ada di gudang. Dia pun berniat mengambil gergaji ke gudang. Tapi karena tanggung dan sedang asyik dengan memasang papan, dia pun memasang papan lain yang panjangnya pas, nanti setelah itu baru dia ke gudang. Pokoknya saat ini dia sedang berada dalam level memasang papan, bukan level memotong papan. Dia pun kembali berkonsentrasi memasang papan. Pemikiran ‘mengambil gergaji‘ dan ‘pergi ke gudang’ pun hanya sedikit/samar tertanam di pikirannya. Setelah memasang papan, dia ingat kalau dia harus pergi ke gudang. Namun sampai di gudang, lingkungan berubah, bukan di tempat yang tadi lagi. Pikiran ‘mengambil gergaji’ yang hanya tertanam samar pun lenyap sudah.

Nah, mungkin dari contoh di atas bisa lebih dipahami apa yang sebenarnya terjadi pada saat terjadi doorway effect. Kalau tidak paham toh tidak mengapa, karena hal ini normal dan tidak perlu ditakutkan. Sebagai penutup, di bawah ini ada video kreatif dari seorang remaja yang mengilustrasikan tentang doorway effect.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Live Chat

Join the Live Chat